TERIPANG / TREPANG / TIMUN LAUT

Inggris         : Sea Cucumber
Perancis       : Beche de Mer
Jepang         : Namako
Thailand       : Pling Kao
China          : Hai Shen / Hai Soem

Ukuran Tubuh      : Mikroskopis s/d 5 meter 
Ukuran Umum      : 10 s/d 30 Cm
Berat                 : Bisa Mencapai 1,5 Kg

PibiPibo

Teripang bergerak secara merambat lambat di dasar laut, hidup pada dasar substrat pasir, lumpur pasir maupun dalam lingkungan terumbu. 
Tubuh teripang lonjong dan lunak. Beberapa di antaranya memiliki kulit halus dan sebagian kasar karena ada duri atau tonjolan lunak dengan ukuran, bentuk, dan jumlah bervariasi. 
Mulut di bagian depan dilengkapi tentakel sebagai organ peraba dan penangkap makanan, sedangkan anus ada di belakang, dalam rongga kloaka.
Teripang tanpa organ mata, hidung, telinga, dan mata. Praktis, kemampuan inderawinya hanya untuk meraba. 
Teripang tergolong hewan tak bertulang belakang, seperti kerang-kerangan, siput, dan cacing.

Sigit Anggoro Putro Dwiono, peneliti senior bidang budidaya di Balai Bio Industri Laut P2O LIPI, mengatakan, tubuh teripang dapat memanjang dan memendek, membesar dan mengecil, karena mampu menahan air dalam tubuh atau mengeluarkan air hingga tubuh kempes. Terkait ukuran, Putro memberi gambaran pada teripang pasir ( Holothuria Scabra ) mengingat ia fokus meneliti budidaya spesies itu. Teripang pasir dapat mencapai panjang 30 sentimeter dengan bobot 1,5 kilogram.
Teripang bernapas dengan “pohon pernapasan”, yakni insang berbentuk seperti pohon dengan ranting dan daun di dalam rongga kloaka. Teripang bergerak dengan deretan tonjolan kaki tabung di sepanjang permukaan tubuh. 
Teripang tergolong aktif mencari makan di malam hari (nokturnal). Pakannya berupa sisa tumbuhan dan hewan yang sudah mati, mirip pakan cacing tanah di darat.
“Tidak ada ciri-ciri eksternal untuk membedakan jenis kelamin,” ujar Putro. Artinya, cara membedakan teripang jantan dan betina belum diketahui. Induk jantan dapat memijah 3-4 kali setahun, sedangkan betina 2-3 kali setahun.
Teripang adalah partial spawner (pemijah sebagian), hanya mengeluarkan sperma atau telur yang benar-benar matang dan menyimpan yang belum matang untuk pemijahan berikutnya.

Kemampuan Regenerasi Sel

Beberapa spesies hewan laut seperti ikan kecil belut tak bersisik dan adakalanya keluarga Carapidae tinggal dengan nyaman didalam perutnya untuk menyantap bio organic penuh gizi, bahkan teripang mempersilahkan mereka untuk menyantap organ dalamannya seperti: organ reproduksi, pencernaan hingga pernapasan, namun hal ini tidak membahayakan sang teripang sama sekali karena ia dapat menumbuhkan kembali jaringan yang hilang.
Salah satu pertahanan yang dilakukan dalam keadaan terjepit adalah membelah diri dan membiarkan isi perutnya terburai keluar.
Hal ini adalah salah satu upaya untuk mengecoh dan mengalihkan perhatian lawan agar membatalkan niatannya untuk memangsa tubuh sang teripang, namun sang teripang tidak mati, organ dalam binatang yang tangguh ini akan tumbuh kembali beberapa minggu kemudian. 
Teripang – GAMAT jenis Stichopus Hermanii misalnya mampu menyambung dinding tubuhnya yang telah dipotong setelah dilepas kembali kedalam air laut. 
Salah satu metode perkembang biakannya adalah dengan cara yang kelihatan amat radikal, mereka benar benar membelah diri dengan cara meng kontraksikan bagian tubuh tertentu sehingga seekor teripang terbelah menjadi dua tubuh untuk kemudian masing masing tubuh menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang. 
Hal ini dapat terjadi karena secara alamiah teripang memiliki organisasi jaringan yang amat rumit serta daya regenerasi sel yang luar biasa. 

Senjata Pertahanan

Salah satu senjata andalan pada saat diserang oleh musuh adalah menyemprotkan segumpal benang panjang dan lengket yang kemudian mengeras untuk menjerat lawan atau mengalihkan perhatian.
Senjata lain yang menjadi andalannya adalah Toxic Holothurin yang dapat mematikan seekor ikan, namun tidak menimbulkan bahaya serius bagi manusia selain iritasi mata atau kulit. 
Belakangan para ilmuwan mengembangkan toxic Holothurin ini sebagai obat alternative melawan Kanker maupun Infeksi (Antiseptic Alamiah). 
Teripang merupakan komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). 
Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder).
Di wilayah Indo-Pasifik, pada daerah terumbu yang tidak mengalami tekanan eksploitasi, kepadatan teripang bisa lebih dari 35 ekor per m2, di mana setiap individunya bisa memproses 80 gram berat kering sedimen setiap harinya.
Ada 1200 Jenis Timun Laut di seluruh dunia, akan tetapi yang bisa di golongkan jenis Teripang hanya 30 Jenis saja.
Jenis teripang yang dapat dimakan dan mempunyai nilai ekonomis penting terbatas pada family Holothuriidae pada genus Holothuria, Muelleria, dan Stichopus. 

Secara  garis besar klarifikasi dari beberapa jenis teripang bernilai ekonomi tersebut adalah sebagai berikut : 

Filum          : Echinodermata 
sub-filum     : Echinozoa 
Kelas          : Holothuroidea 
Sub-kelas    : Aspidochirodotcea 
Ordo          : Aspidochirotda 
Famili         : Holothuriidae 
Marga      :

1. Holothuria 
spesies    : 
holothuria argus 
holothuria vacabunda 
holothuria impatiens 
holothuria scraba 
holothuria marmorota 
holothuria edulis

2. Muellaria 
spesies    : 
muelleria lecanora

3. Stichopus 
spesies    : 
Stichopus ananas 
Stichopus chloronatus 
Stichopus variegates / Teripang Emas

Dari beberapa jenis teripang tersebut, hanya tiga teripang yang ditemukan di Indonesia. 
Ketiga genus tersebut adalah Holothuria, Muelleria, Stichopus.
Dari ketiga genus tersebut di temukan sebanyak 23 spesies dan baru lima spesies (dari genus Holothuria) yang sudah eksploitasi dan dimanfaat serta mempunyai nilai ekonomis penting. 

Teripang-teripang ekonomis tersebut adalah ; 
Teripang putih atau teripang pasir (holothuria scraba), 
Teripang hitam (holothuria edulis), 
Teripang getah atau keling (holothuria vacabunda), 
Teripang coelat (holothuria marmorota). 

Dari kelima spesies tersebut, yang paling banyak dibudidayakan  di Indonesia adalah teripang putih atau teripang pasir. 

TERIPANG EMAS ( GOLDEN STICHOPUS VARIEGATES )

PibiPibo

Kandungan Aktif Yang Dimiliki Teripang Emas (Golden Stichoupus Variegatus)
Teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus) merupakan salah satu spesies teripang yang masuk dalam kategori teripang unggulan bersamaan dengan teripang spesies lainnya, seperti : Teripang putih (Holothuria Scabra), teripang koro (Microthele Nobelis), teripang pandan (Theenota Ananas), dan teripang dongnga (Stichopu Ssp). 
Teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus) memiliki puluhan lebih kandungan aktif yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. 

Beberapa kandungan aktif yang terdapat pada teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus), diantaranya :
  • Asam Amino
  • Asam Lemak Essensial
  • Asam Docosahexanat (DHA)
  • Antiseptik Alamiah
  • Cell Growth Factor (CGF)
  • Chondroitin
  • Philinopside A dan E
  • Gamapeptide
  • Glucasaminoglycans (GAGs)
  • Glucosamine
  • Glikosida Keratin
  • Lektin
  • Mineral
  • Mukopolisakarida
  • Omega 3, 6, dan 9
  • Protein yang mencapai 86,8%
  • Kolagen yang mencapai 80,0%

Dan masih banyak lagi kandungan aktif lainnya yang terdapat pada teripang emas ini.

Teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus) selain masuk dalam kategori teripang unggulan, juga merupakan salah satu spesies teripang yang paling istimewa. Keistimewaan teripang emas ini adalah dengan kandungan aktif Gamapeptide dan Cell Growth Factor (CGF) yang dimilikinya. 
Dimana kandungan aktif Gamapeptide dan CGF ini hanya ada dan terdapat pada teripang emas (Golden Stichoupus Variegatus) saja dan tidak ditemukan pada spesies teripang manapun

ARSYLA BANGKIT MANDIRI

Kandungan Aktif Gamapeptide + CGF sendiri memiliki khasiat sangat baik untuk kesehatan tubuh, seperti :
  • Mampu menstabilkan emosi.
  • Mengurangi rasa sakit serta.
  • Mampu untuk mencegah inflamasi.
  • Mempercepat 3x penyembuhan luka luar dan dalam.
  • Mengaktifkan pertumbuhan dan mengaktifkan sel-sel.
  • Mampu memelihara sirkulasi darah agar tetap lancar.
  • Membuat kulit lebih muda dan meningkatkan kecantikan.


Para praktisi pengobatan alternative pada umumnya menggunakan Collagen untuk memperbaiki kulit yang rusak, keriput dan tulang yang rapuh. 
Collagen adalah bahan yang amat penting pada kulit maupun Tulang.
Sebagai contoh: Tulang kita adalah kombinasi hebat antara Calcium Phosphate dan Collagen.
Tanpa Collagen tulang akan menjadi rapuh dan mudah pecah seperti layaknya kaca.
Tanpa Calcium tulang akan menjadi lembik seperti layaknya mainan karet.
Gabungan kombinasi antara Collagen dan Calcium membuat Tulang menjadi sebuah kerangka berkekuatan baja tetapi memiliki berat sebuah ranting kayu (Kerangka manusia dewasa lengkap berbobot hanya 9 Kg, dimana apabila dibuat dari besi baja bisa berbobot hingga 200 Kg dan kita menjadi amat sulit bergerak). 
Pada kasus orang orang lanjut usia (terutama wanita) amat rentan terhadap kerapuhan tulang, dan sering kali seseorang hanya terfokus pada pemulihan dengan Calcium tanpa menghiraukan Collagen.
Pemulihan patah tulang pada orang lanjut usia amat sulit, ini disebabkan kadar Collagen pada tulang pada orang tua telah amat berkurang, padahal Collagen berfungsi sebagai pengikat jaringan tulang.
Dengan demikian, banyak kasus patah tulang orang tua sulit dilakukan penyambungan padahal sang penderita mengkonsumsi Calcium Supplement dalam jumlah cukup banyak. 
Pada banyak kasus, Extract Teripang (Gamat) amat membantu penyambungan tulang pada kasus patah tulang pada wanita maupun pria setengah baya. 

ARSYLA BANGKIT MANDIRI

Kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh pesaingnya (sarang burung walet maupun sirip ikan hiu) adalah kandungan: Mucopolusaccharide (MPS) dan Glucosamine + Chondroitin Sulfat (GAGs). 
Mucopolusaccharide (MPS) atau dikenal juga dengan sebutan Glycosaminoglycans dikenal sebagai bahan dasar pemulihan Degenerative Joint Disease (DJD).
Membangun kembali tulang rawan (dalam bentuk chondroitin sulfate), menghilangkan sakit / linu pada sendi, Cartilage (Tulang Rawan). 
Glucosamine Sulfate dan Chondroitin Sulfate (GAGs) merupakan bahan dasar Tulang Rawan, mencegah / memulihkan Radang Sendi, Osteoarthritis, menstimulasi tubuh mensekresikan cairan sendi (Synovial) yang berfungsi sebagai Lubrikasi pada persendian. 
MPS dan GAGs juga berfungsi sebagai Antithrombogenic, mengencerkan cairan darah, mencegah penggumpalan (Cloth) dan penyumbatan dalam darah menurunkan kadar LDL dan VLDL, menambah elastisitas (kekenyalan) dinding pembuluh darah. 
Dengan demikian amat baik untuk digunakan sebagai bahan pencegah Stroke dan Gangrene (yang biasa dialami para penderita Diabetes Militus). 
Selain dari pada itu Glucosamine Sulfate dan Chondroitin Sulfate (GAGs) membantu mempertahankan Kekenyalan Kulit, dan Jaringan serta Anti Gen Tumor. 

Asam lemak tidak jenuh jenis W-3 yang penting untuk kesehatan jantung, menormalisasi / menstabilkan tekanan darah amat baik untuk membantu mengatasi Hypertensi. 

Asam Amino lengkap, bahan dasar regenerasi Sel. 

Vit E dan Enzyme SOD (Super Oxide Dismutase)
Antioxidant yang amat penting untuk menetralkan Radikal Bebas, mencegah Tumor / Kanker. 

Mineral dan Trace Mineral yang terkandung: Calcium, Chromium, Mangan, Ferum, Nikel, Cadmium, Cobalt dan Zinkum. 

Calcium Carbonate adalah bahan dasar Osikel (kerangka tripang) membuat Tripang sebagai makanan yang kaya akan Calcium yang amat dibutuhkan untuk kesehatan Tulang 

Chromium adalah bahan penting untuk meningkatkan fungsi Insulin, diperlukan untuk mencegah serta memulihkan penyakit Diabetes (kencing manis) 

Zink adalah Trace Mineral yang berfungsi untuk mencegah pembengkakan Prostate (Hypertrophy) 

Omega3 yang terdiri dari Eicosapentaenoic (EPA) dan Docosahexoenoic (DHA)
Kedua jenis lemak ini berperan dalam pemulihan tisu serta membantu memperlambat proses penuaan sel, meningkatkan kinerja Otak maupun Mata, juga mempunyai sifat antithrombotic yang menghalangi pembentukan koagulasi darah pada nadi serta membantu menurunkan kolesterol jahat, mencegah penyakit Jantung (Cardiovascular).

Hasil Penelitian Teripang Emas (Golden Stichoupus Variegatus) Oleh Para Ahli Kesehatan

Riset Dr Mittchell Kurk dari Pusat Revitalisasi Biomedis, New York, Amerika Serikat, 
menunjukkan teripang berkhasiat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% penderita radang sendi akibat asam urat. Ini akibat glukosamin merangsang tubuh mensekresikan cairan sinovial untuk lubrikasi persendian.

Menurut Dr.Ir. Ahkam Subroto,M.App Sc dari LIPI. 
Menyatakan " Teripang laut mengandung protein tinggi, yakni mencapai 86,8% yang sangat baik untuk diberikan pada penderita diabetes melitus. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulinpun meningkat".

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan China yang diterbitkan pada bulan Agustus 2005 dengan judul  "Cancer Biology & Therapy", teripang juga mengandung senyawa yang dikenal sebagai E philinopside, atau PE. PE sendiri dapat menghambat pembentukan pembuluh darah yang memasok nutrisi kepada tumor. Dengan demikian akan  menekan pertumbuhan dan proliferasi tumor dalam tubuh Anda.

Prof. Zaiton Hassan dari Universitas Putra Malaysia dan MA Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia. 
Menyatakan bahwa "kandungan asam docosahexanat (DHA) pada teripang bisa menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Hal ini telah dibuktikan ketika meneliti kandungan asam lemak teripang Golden Stichoupus Variegatus, hasilnya kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3,69 %."

Hsi-Hsien Liu. Periset National Chung-Hsing University, Taiwan, meneliti efek penurunan lemak alias hipolipidemik karena senyawa glikosaminoglikan. Senyawa itu terkandung dalam teripang. Glikosaminoglikan alias GAGs teripang mengandung asam heksosamin dan heksuronat. Percobaan selanjutnya dilakukan terhadap tikus winstar berbobot 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g. Tikus-tikus itu diberi 1% kolesterol selama 6 pekan sehingga total kolesterol, LDL, dan bobot hati meningkat.

Menurut ahli nutrisi Walter Kee Mun Yee, Di Pulau Langkawi, Malaysia, teripang sohor sebagai obat untuk penyakit nyeri sendi akibat asam urat. Ahli nutrisi Walter Kee Mun Yee alumnus Wisconsin University mengatakan teripang mengandung kondroitin sulfat dan glukosamin. Kondritin sulfat berperan memulihkan penyakit sendi. 
Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zat antithrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal. Pada penderita penyakit asam urat, jumlah glukosamin dan kondritin sedikit.

Hasil penelitian teripang emas yang dilakukan oleh dr. Zen Djaja, M.D. di Malang, Jawa Timur
menemukan kandungan asam amino dalam teripang emas sangat berperan penting dalam memperbaiki metabolisme tubuh sehingga tidak terjadi pengendapan batu ginjal. Ekstrak teripang membantu kerja enzim oksidase urat alias urikase sehingga kristal kalsium tak terbentuk. Kristal kalsium tak larut dalam air dan menumpuk di ginjal. 
Dengan bantuan enzim urikase, asam urat diubah jadi allantoin dan larut dalam air, lalu keluar bersamaan dengan urine.

Prof. Dr.Hassan Yaakob, Phd dari Universitas Malaysia. 
Dari hasil penelitiannya disebutkan bahwa " teripang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit, menurunkan kadar gula, menurunkan kolesterol, merontokkan racun pada hati, menurunkan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menyembuhkan penyakit maag, serta dapat menyembuhkan asma kronis. Selain itu teripang juga dapat digunakan untuk bahan perawatan kecantikan dan penyembuh luka bagi para ibu usai bersalin, karena kandungan protein dan kolagen teripang yang sangat tinggi".
Mengkonsumsi teripang atau ekstrak teripang juga dapat mempercepat penyembuhan luka, karena teripang mampu berfungsi dalam pembentukan jaringan baru dalam waktu singkat. Hal ini mungkin disebabkan oleh karakter teripang yang mempunyai zat tertentu yang dapat dengan cepat meregenerasi jaringan tubuhnya yang rusak karena terluka. Hal tersebut dikemukakan oleh "Marine Drugs" dalam sebuah Studi yang dilakukan pada bulan Oktober 2011, kemampuan teripang dalam meregenerasi tubuhnya yang rusak, karena binatang ini mengandung asam lemak tertentu, seperti misalnya asam arakidonat.

Menurut Prof. Dr. Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia. 
Menyatakan bahwa "Teripang mengandung 86,8% protein, protein teripang mudah diuraikan oleh enzim pepsin. 
Dari jumlah itu sekitar 80,0% berupa kolagen yang berguna sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup, lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah seperti kaca. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet. Untuk itu diperlukan komposisi yang seimbang".

Li Z, Wang H dan Zhang G dari Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University, China mengungkap teripang sebagai anti penggumpalan dan pembekuan darah. Itu dikarenakan adanya senyawa Glucasaminoglycans (GAGs). Pada konsentrasi 5 mikrogram/ml, Glucasaminoglycans (GAGs) mampu menyembuhkan stroke iskemik otak dan penyakit jantung iskemik. Kinerjanya dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin. Plasmin, enzim pengurai protein plasma darah yang menurunkan kekentalan darah. Itu terjadi saat pelukaan sehingga darah membeku.

Dr Oetjoeng Handajanto Sukajadi, Bandung. Perkenalan dr Oetjoeng Handajanto dengan ekstrak teripang pada 2004. 
Semula ia menganggap ekstrak teripang hanya suplemen. Ahli terapi kolon itu memberikan ekstrak itu kepada penderita gangren atau luka akibat diabetes mellitus. Dalam hitungan hari, luka pun mengering. 
Menurut lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman, itu keampuhan ekstrak teripang kaya kolagen. Faedah kolagen meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Ia tak menyangka ekstrak itu mampu menyembuhkan luka dalam waktu singkat. Bagaimana dengan diabetes mellitus? Penyakit kencing manis itu pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darah hanya bisa dikontrol. Itu pun hanya pada penderita diabetes tanpa ketergantungan insulin. 
Nutrisi pada teripang mampu merangsang kelenjar pankreas memproduksi insulin. 
Selain itu anggota famili Holothuriidae itu memperbaiki kinerja ginjal dan limpa sehingga gula dapat dicerna 
dengan baik. Senyawa aktif itu juga berguna untuk mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan pencernaan.